Surat Al-Jathiyah Ayat 23
سُورَةُ الجَاثِيَةِ · Makkiyah · Ayat 23 dari 37
أَفَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ وَأَضَلَّهُ ٱللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍۢ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِۦ وَقَلْبِهِۦ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِۦ غِشَٰوَةًۭ فَمَن يَهْدِيهِ مِنۢ بَعْدِ ٱللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Terjemahan
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
Terjemahan: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Topik yang membahas ayat ini
Ayat ini dibahas dalam 17 panduan studi tematik di Maani (panduan dalam bahasa Inggris).
- Sealing of Hearts (Tab') (ayat kunci)
- Base Desire (Hawa) (ayat kunci)
- Sight (Basar)
- Blind Following (Taqlid)
- Humiliation (Dhillah)
- Extremism (Ghuluww)
- Misguidance (Dalal)
- Following Guidance (Ittiba)
- Sincerity (Ikhlas)
- Reconciliation (Islah)
- Contemplation (Tadabbur)
- Change (Taghyir)
- Debate (Jidal)
- Ruling (Hukm)
- Pharaoh (Fir'awn)
- Divine Decree (Qadar)
- Idolatry (Shirk)
Renungkan ayat ini
Renungkan ayat ini di Maani melalui lima lensa: pilihan katanya, konteksnya, maknanya bagi Anda, keterkaitannya dengan ayat lain, dan pelajarannya, berdasarkan tafsir klasik.