Surat An-Nahl Ayat 125
سُورَةُ النَّحۡلِ · Makkiyah · Ayat 125 dari 128
ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ
Terjemahan
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
Terjemahan: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Topik yang membahas ayat ini
Ayat ini dibahas dalam 32 panduan studi tematik di Maani (panduan dalam bahasa Inggris).
- Debate (Jidal) (ayat kunci)
- Fairness (Insaf) (ayat kunci)
- Excellence (Ihsan)
- Dialogue (Hiwar)
- Dawah
- Repelling (Daf')
- Luqman
- Sincere Counsel (Nasihah)
- Compromising (Mudanah)
- Foreign Relations (Alaqat Dawliyyah)
- Idols (Awthan)
- People of the Scripture (Ahl al-Kitab)
- Nurturing (Tarbiyah)
- Gradualism (Tadarruj)
- Intimidation (Tarhib)
- Ignorance (Jahiliyyah)
- Striving (Jihad)
- Recompense (Jaza)
- Hajj
- Warfare (Harb)
- Rights (Huquq)
- Wisdom (Hikmah)
- Supplication (Dua)
- Fighting (Qital)
Renungkan ayat ini
Renungkan ayat ini di Maani melalui lima lensa: pilihan katanya, konteksnya, maknanya bagi Anda, keterkaitannya dengan ayat lain, dan pelajarannya, berdasarkan tafsir klasik.