Surah Al-Anbiya Ayat 87
سُورَةُ الأَنبِيَاءِ · Makkiyyah · Ayat 87 daripada 112
وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًۭا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Terjemahan
Dan (sebutkanlah peristiwa) Zun-Nun, ketika ia pergi (meninggalkan kaumnya) dalam keadaan marah, yang menyebabkan ia menyangka bahawa Kami tidak akan mengenakannya kesusahan atau cubaan; (setelah berlaku kepadanya apa yang berlaku) maka ia pun menyeru dalam keadaan yang gelap-gelita dengan berkata: "Sesungguhnya tiada Tuhan (yang dapat menolong) melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)! Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri".
Terjemahan: Abdullah Muhammad Basmeih.
Topik yang membincangkan ayat ini
Ayat ini dibincangkan dalam 16 panduan kajian tematik di Maani (panduan dalam bahasa Inggeris).
- Prophet Jonah (Yunus) (ayat utama)
- Seeking Forgiveness (Istighfar) (ayat utama)
- Supplication (Dua) (ayat utama)
- Remembrance (Dhikr) (ayat utama)
- Glorification (Tasbih)
- Anger (Ghadab)
- Anguish (Ghamm)
- Conjecture (Zann)
- The Sea (Bahr)
- Repentance (Tawbah)
- Salvation (Najah)
- Prophethood (Nubuwwah)
- Patience (Sabr)
- Darkness (Zulumat)
- Injustice (Zulm)
- Reproach (Itab)
Renungi ayat ini
Renungi ayat ini di Maani melalui lima lensa: pilihan katanya, konteksnya, maksudnya bagi anda, hubungannya dengan ayat lain, dan pengajarannya, berdasarkan tafsir klasik.