Surat Al-Anbiya Ayat 87
سُورَةُ الأَنبِيَاءِ · Makkiyah · Ayat 87 dari 112
وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًۭا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Terjemahan
Dan (ingatlah kisah) Żun Nūn (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
Terjemahan: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Topik yang membahas ayat ini
Ayat ini dibahas dalam 16 panduan studi tematik di Maani (panduan dalam bahasa Inggris).
- Prophet Jonah (Yunus) (ayat kunci)
- Seeking Forgiveness (Istighfar) (ayat kunci)
- Supplication (Dua) (ayat kunci)
- Remembrance (Dhikr) (ayat kunci)
- Glorification (Tasbih)
- Anger (Ghadab)
- Anguish (Ghamm)
- Conjecture (Zann)
- The Sea (Bahr)
- Repentance (Tawbah)
- Salvation (Najah)
- Prophethood (Nubuwwah)
- Patience (Sabr)
- Darkness (Zulumat)
- Injustice (Zulm)
- Reproach (Itab)
Renungkan ayat ini
Renungkan ayat ini di Maani melalui lima lensa: pilihan katanya, konteksnya, maknanya bagi Anda, keterkaitannya dengan ayat lain, dan pelajarannya, berdasarkan tafsir klasik.