Surat Ya-Sin Ayat 2
سُورَةُ يسٓ · Makkiyah · Ayat 2 dari 83
وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْحَكِيمِ
Terjemahan
Demi Alquran yang penuh hikmah,
Terjemahan: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Makna dan renungan
Pilihan Kata
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Surah Yasin, sebuah surah yang sering kita baca, dibuka dengan sebuah sumpah yang agung: "وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْحَكِيمِ" (`Wal-Qur'ānil-Ḥakīm`). Marilah kita merenungi betapa indahnya susunan kata-kata ini.
Sumpah yang Agung
Ayat ini dibuka dengan huruf `Waw` (و) yang bukan sekadar penghubung, melainkan `waw al-qasam` (و القسم), yaitu huruf sumpah. Ini berarti Allah sendiri yang bersumpah dengan Al-Qur'an. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibn Ashur, bersumpah dengan Al-Qur'an adalah sebuah kiasan yang menunjukkan betapa luhur dan agungnya kedudukan Al-Qur'an di sisi Allah. Sumpah ini juga berfungsi untuk menguatkan kabar penting yang akan disampaikan setelahnya, yaitu bahwa Nabi Muhammad ﷺ benar-benar seorang utusan Allah. Sungguh, ini adalah penegasan yang luar biasa dari Sang Pencipta sendiri.
Makna 'Al-Ḥakīm'
Kata kunci dalam ayat ini adalah "ٱلْحَكِيمِ" (`al-Ḥakīm`). Para ulama tafsir memberikan beberapa makna mendalam untuk kata sifat ini:
1. Sempurna dan Kokoh ( `muḥkam` )
Al-Jalalayn dan Ibn Ashur menjelaskan bahwa `al-Ḥakīm` berarti `al-muḥkam`, yaitu yang kokoh, sempurna, dan rapi dalam susunannya. Ini mencakup keajaiban organisasinya, keindahan maknanya, dan ketetapan hukum-hukumnya. Bayangkan sebuah karya seni yang diciptakan dengan ketelitian luar biasa, tanpa cela sedikit pun. Al-Qur'an seperti itu, sebuah mukjizat dalam setiap aspeknya.
2. Penuh Hikmah dan Kebijaksanaan ( `dhul ḥikmah` )
Makna kedua, yang juga diungkapkan oleh al-Zamakhshari, Ibn Ashur, dan al-Razi, adalah bahwa Al-Qur'an itu "pemilik hikmah" atau "mengandung hikmah". Al-Qur'an adalah sumber segala kebijaksanaan, petunjuk menuju kebenaran, dan tuntunan bagi kehidupan yang bijaksana. Ia adalah pembimbing yang berbicara dengan hikmah, seperti makhluk hidup yang cerdas dan berakal. Setiap ayat, setiap kisah, setiap perintah di dalamnya mengandung pelajaran mendalam yang mengarahkan manusia kepada jalan yang lurus.
Renungan untuk Kita
Ketika Allah bersumpah demi Al-Qur'an yang `al-Ḥakīm`, itu mengajak kita untuk merenungkan: apakah kita mendekati Kalamullah ini dengan sikap yang sama? Apakah kita melihatnya sebagai sebuah karya yang sempurna dan sumber hikmah tak terbatas? Sumpah ini adalah undangan untuk kita agar tidak hanya membaca, tetapi juga menyelami setiap kata dalam Al-Qur'an, meyakini kesempurnaannya, dan mencari kebijaksanaan di setiap sudutnya. Ia adalah petunjuk yang kokoh dan penuh hikmah, menanti untuk membentuk hati dan pikiran kita.
Sumber: al-Zamakhshari (al-Kashshaf), al-Jalalayn, Ibn Ashur (al-Tahrir wa al-Tanwir), al-Jadwal fi I'rab al-Quran (Mahmud Safi), al-Razi (Mafatih al-Ghayb)
Topik yang membahas ayat ini
Ayat ini dibahas dalam 2 panduan studi tematik di Maani (panduan dalam bahasa Inggris).
Renungkan ayat ini
Renungkan ayat ini di Maani melalui lima lensa: pilihan katanya, konteksnya, maknanya bagi Anda, keterkaitannya dengan ayat lain, dan pelajarannya, berdasarkan tafsir klasik.